Kekurangan dari iPhone 17 Varian Pro & Air

Berikut beberapa kekurangan yang banyak diangkat terkait iPhone 17 (termasuk varian Pro & Air), plus catatan dari pengguna + media. Plus, kenapa aspek ini bisa jadi informasi tambahan untuk dijadikan pertimbangan penting sebelum membeli.


Kekurangan iPhone 17

1. Port USB-C tapi Kecepatan Lambat

Meskipun iPhone 17 sudah menggunakan USB-C, versi dasar (non-Pro) dilaporkan masih menggunakan standar USB 2.0, yang membuat transfer data sangat lambat dibandingkan port yang lebih modern. 

Untuk pengguna yang sering memindahkan file besar (foto, video), ini bisa jadi hambatan nyata.


2. Masalah Konektivitas Wi-Fi Awal

Beberapa pengguna awal melaporkan adanya putus-sambung Wi-Fi terutama setelah membuka kunci ponsel. 

Ini bisa mengganggu terutama kalau sering menggunakan hotspot, video call, atau CarPlay.


3. Audio Speaker Kurang Nyaring

Menurut Suara.com, speaker iPhone 17 terdengar sedikit lebih pelan dibanding generasi sebelumnya. 

Jika kamu sering pakai ponsel untuk konsumsi media (musik, video) tanpa earphone, ini bisa terasa kurang maksimal.


4. Desain yang Kontroversial

Ada kritik bahwa desain iPhone 17 agak “mengikuti gaya Android” dan tidak seikonik Apple seperti beberapa generasi sebelumnya. 

Untuk pengguna yang peduli estetika, ini bisa jadi faktor pengurang daya tarik.


5. Rentan Goresan di Beberapa Model

Laporan menyebut bahwa bagian belakang varian Pro bisa “tergores” relatif mudah, terutama warna tertentu. 

Jadi, perlu mempertimbangkan casing yang kuat atau pelindung agar lebih aman.


6. Kapasitas Baterai & Daya Tahan di Varian Tipis (Air)

iPhone 17 Air punya baterai yang relatif kecil (karena bodinya sangat tipis): ~3.149 mAh. 

Karena itu, daya tahan baterainya kurang optimal dibanding varian lain: bisa habis lebih cepat jika dipakai intensif. 

Air juga punya speaker mono (bukan stereo), jadi pengalaman audio kurang “full”. 


7. Kamera Terbatas di Beberapa Model

Varian Air hanya punya satu kamera belakang (48 MP), tanpa lensa ultrawide atau telephoto, jadi fleksibilitas pemotretan jadi lebih terbatas. 

Ada juga laporan artefak visual (seperti garis atau blok hitam) pada foto dalam kondisi cahaya LED intens di beberapa unit. 


8. Harga Tinggi

Karena ini model flagship baru, harganya cukup “selangit” untuk sebagian pengguna, terutama untuk varian Pro atau Pro Max. 

Jika peningkatan performa atau fitur dari model sebelumnya tidak kamu manfaatkan secara optimal, bisa jadi tidak terlalu “worth it” dari segi investasi.


9. Adaptor Charger Tidak Disertakan

Seperti banyak seri iPhone masa kini, adaptor fast-charging kemungkinan tidak disertakan dalam kotak (atau sulit mendapat adaptor resmi), sehingga perlu beli terpisah. 

Ini bisa menambah biaya tambahan jika kamu belum punya charger yang cocok.


10. Trade-off Material & Ketipisan (untuk Air)

Supaya bisa tipis, Apple menggunakan material titanium di varian Air, tapi ketipisan ekstrem bisa membuat bodi lebih rentan terhadap deformasi atau kerusakan jika terlalu ditekan. 

Karena baterai kecil dan bodinya yang tipis, pengguna yang butuh daya tahan tinggi mungkin tidak cocok dengan versi Air ini.


Contoh Produk & kaitannya dengan kekurangan

iPhone 17 (256 GB)

Kekurangan seperti port USB-C lambat dan speaker yang kurang nyaring bisa terasa di varian dasar ini.


iPhone 17 Pro

Meskipun performa tinggi, tetap ada risiko goresan di bodi belakang dan desain yang tidak disukai semua orang.


iPhone 17 Pro Max

Varian besar + mahal — risiko harga tinggi + biaya tambahan (aksesoris) semakin terasa di sini.

Lebih baru Lebih lama