Season 3 dari serial live-action One Piece di Netflix telah resmi dikonfirmasi dan menjadi salah satu proyek yang paling dinantikan oleh para penggemar di seluruh dunia. Setelah kesuksesan musim sebelumnya, Netflix melanjutkan adaptasi ini dengan skala produksi yang lebih besar.
Proses syuting diketahui telah dimulai sejak akhir tahun 2025 di Cape Town, Afrika Selatan, yang kembali dipilih karena mampu merepresentasikan berbagai latar dunia One Piece. Meski hingga saat ini belum ada tanggal rilis resmi, banyak prediksi menyebutkan bahwa musim ketiga ini kemungkinan baru akan tayang pada tahun 2027, mengingat kompleksitas produksi dan kebutuhan efek visual yang semakin tinggi.
Dari segi alur cerita, Season 3 diperkirakan akan mengadaptasi Arc Alabasta, salah satu bagian paling ikonik dalam karya Eiichiro Oda. Arc ini menghadirkan konflik besar yang tidak hanya berfokus pada petualangan, tetapi juga intrik politik dan krisis dalam sebuah kerajaan gurun bernama Alabasta.
Di Alabasta-lah kru Topi Jerami akan terlibat dalam misi penting untuk membantu Putri Vivi menyelamatkan negaranya dari ancaman organisasi kriminal rahasia bernama Baroque Works. Organisasi ini dipimpin oleh Crocodile, sosok antagonis kuat yang memiliki kekuatan buah iblis dan menjadi salah satu musuh paling berbahaya yang dihadapi Luffy sejauh ini.
Kehadiran karakter-karakter baru menjadi daya tarik utama di musim ini. Selain kembalinya Luffy, Zoro, Nami, Usopp, dan Sanji sebagai inti kru Topi Jerami, penonton juga akan diperkenalkan dengan Tony Tony Chopper yang sudah muncul di season 2, nantinya menjadi karakter dokter kapal yang memiliki latar belakang unik dan emosional.
Tidak hanya itu, Nico Robin, yang dikenal sebagai Miss All Sunday, juga akan mulai memainkan peran penting dalam cerita, bersama dengan Putri Vivi yang menjadi kunci utama konflik di Alabasta. Di sisi lain, karakter populer seperti Portgas D. Ace—kakak Luffy—serta Bon Clay yang eksentrik juga diperkirakan akan turut meramaikan alur cerita dan memberikan warna tersendiri.
Dibandingkan musim sebelumnya, Season 3 digadang-gadang akan menghadirkan cerita yang jauh lebih kompleks dan emosional. Tidak hanya menampilkan pertarungan yang lebih besar dan intens, tetapi juga menggali tema persahabatan, pengorbanan, serta perjuangan melawan ketidakadilan dalam skala yang lebih luas. Dunia Grand Line pun akan semakin dieksplorasi, memperlihatkan betapa luas dan berbahayanya lautan yang harus dijelajahi oleh kru Topi Jerami.
Dengan kombinasi antara cerita yang kuat, karakter yang semakin berkembang, serta kualitas produksi yang terus meningkat, Season 3 berpotensi menjadi salah satu bagian paling epik dalam adaptasi live-action One Piece. Para penggemar pun memiliki ekspektasi tinggi bahwa musim ini tidak hanya mampu mempertahankan kesuksesan sebelumnya, tetapi juga membawa serial ini ke level yang lebih tinggi sebagai salah satu adaptasi anime terbaik di platform streaming.
